05 Juni, 2011

temen ku bilang ini novel :P

Sebenernya posting kali ini ku ambil dari catatan yang ku tulis di sebuah jejaring sosial on Sunday/ January 17-2010 at 8:11am, dengan judul "Kisah pendek tentang cinta pertama ku". Tapi tau gk tanggepan temen-temen waktu baca,
"ini loh ki lebih panjang dari yasin"
"Ya Allah....Ada gk eank lbh pnjang dr ini kak...??"
"Iia emmm...Tlalu pndek bisa jd novel nih"
#hahaha........... kok gk terima ku kasih judul kisah pendek.
Ya langsung aja deh kubagi buat kalian yang suka cerita melow drama dan lucu tapi agak curhat dari aku ( ini kisah nyata lho )

Cinta pertama ku. Saat ini menurut ku dia cewek yang terbaik. Dia alim,pintar,pekerja keras, jujur, lucu, asik, suka bikin ngangenin, tapi ia juga bisa nyebelin yang jelas dari sekian kebaikannya yang paling ku suka darinya adalah kesederhanaannya itu yg menjadikan dia istimewa di mata ku. Awal pertemuanku dengannya saat kami sama-sama menjadi siswa baru di smp ku,saat aku melihatnya munkin aku merasa ada yang beda dengan dirinya,tapi belum ada sedikitpun kekuatan yang bisa mendorong ku untuk berkenalan dengannya, walaupun sering berpapasan jalan dengannya tetap saja aku tidak pernh berani bekenalan dengannya, hingga akhirnya kami ikut satu ekskul yang sama, dari sana aku bisa mulai mengenalnya dengan nama pertemanan.
Semakin lama aku mengenalnya,hati ku yang selama itu merasa mencurigakan berubah menjadi kekaguman, tapi tetap saja tidak menambahkan keberanian ku utuk mengungkapkan dengannya.Sampae aku mengetahui berita kalau dia berpacaran dengan sahabat ku sendiri.Kecewa sangat,tapi semua karna tidak bisa dipaksakan, kekecewaan itu membuat ku sadar kalo aku cinta dengannya. Munkin karna aku orang yang termasuk orang yang pemalu jadi hal ini juga berpenaruh terhadap pendekatan ku dengan ce-ce yang lain. Hingga baru mempunyai pacar pertama sewaktu aku duduk di kelas satu SMA, menurut ku pacar pertama bukan berarti cinta pertama. Aku memacari ce it karna jujur hanya ingin merasakan gimana sih rasanya pacaran. Ternyata pacaran dengan ce yg ini sangat merugikan,padahal orangnya baik,jujur dan lugu, tapi aku juga lugu hehehe,alasan kenapa aku katakan merugikan karna ternyata dengan ce ini lah tagihan telphon rumah ku jadi membengkak hingga 2 juta rupiah dalam sebulan, aku jelas di marahi kedua orang tua, dan aku harus bertanggung jawab karna ulahku denan menyisihkan uang saku ku utuk mengganti tagiah yang membengkak tadi.Memalukan tapi itu bagian dari hiduk ku yang juga tidak bisa di lupakan. Hingga akhirnya aku putus dengan ce ini setelah 3 bulan berpacaran dengannya.Tapi disini awal hidup ku yang penuh kebahiaan. Setelah penantian menjoblo kembali selama beberapa bulan,akhirnya aku dipertemukan kembali dengan ce yang ku sebut cinta pertama tadi. Tepatnya saat hari raya idul fitri,saat ku bertamu kerumah teman sekolah ku yang bertetanggaan dengannya itu menjadi sebuah ketidak sengajaan yang momentnya sangat tepat utuk mengakrapkan kembali aku dengannya, sekalian aja aku juga bertamu ke rumah ce it. Saat itu aku berani meminta tukar-tukaran no hp, malam it juga aku langsung mehubunginya, bercanda, meledek dan ia jadi ce yang mengasikan bagi ku, melihat respon yang baik darinya,aku berani mengaknya jalan.

Dia tidak perotes kemanapun aku mengajak jalan,munkin karna ia bisa merasa nyaman dengan ku. Hingga aku mengira aku mempunyai kesempatan yang tepat untuk mengungkapkan kalau aku mengaguminya,menyayanginya dan cinta dengannya.Tapi sayang dia ternyata mengatakan kalu saat itu dia sudah memiliki pacar. Aku kecewa karna keterlambatanku yang terulang kembali.Tapi takdir ku berhasil menjadikan aku pacrarnya setelah ku tau akhirnya dia putus dengan pacarnya tadi. Aku bahagia dan aku bisa merasakan pencarian rasa dengan memacari orang yang sangat di sayangi. Tapi perjalanan dalam pacaran dengannya tidak selalu mulus ada saja masalah yang memberikan kami pelajaran untuk saling memperbaiki diri.Kami sering putus nyambung.Pernah aku mengatakan bosan dengannya,tapi dia salah pemahaman dengan maksud ucapan ku,munkin aku juga yang salah dengan cara aku mengatakan padanya,padahal aku bosan dengan cara dia menanggapi masalah2 kami,yang membuat kami putus lagi.Dia pernah mencoba membalas sakit hatinya pada ku dengan berpacaran dengan orang lain. Sakit hati sangat,tapi kami kembali lg memperbaiki hubungan. Sampai naluri co ku yang bikin ulah dengannya,aku berpacaran dengan ce-ce yang lain tanpa sepengetahuanya,tapi tidak bertahan lama, aku mengakuinya dan meminta maaf dengannya Dan itu menjadi kesalahan fatal bagi ku.Seandainya aku tidak mengakuinya aku tidak munkin diputusinya. Dan aku menyesal.Yang Baiknya setelah beberapa hari kemudian dia bisa memaafkan ku kembali. Kami memulainya lagi dengan yang lebih baik. Dan saling berjanji akan selalu mempertahankan hubungan kami sampae terpikir untuk menuju komitmen yang lebih serius untuk nantinya. Sampae ada masalah baru yang muncul.Aku harus melanjutkan kuliah ku jauh darinya. Aku ingat dia menangis dan terpaksa meniklaskanku jauh darinya. Kami bertahan long distance selama empat bulan,aku memiliki banyak kesibukan baru yang selisih dengan waktu luang yang bisa dia berikan untuk ku,begitu juga sebaliknya dengan waktu luang yang bisa ku berikan untuknya, sayangnya ia malah sibuk.Hingga akhirnya aku melakukan kekeliruan dengan memutusinya karna aku tidak bisa bertahan dengan hubungan yang seperti itu,ia berpikir alasan ku tidak masuk akal,terus saja ia mencoba mempertahankan hubungan kami dan terus berharap kami bisa balikan lagi. Tapi aku terus menolak, dan diam-diam aku malah pacaran dengan ce baru, yang memang lebih cantik dari mantan-mantanku sebelumnya. Dan aku tidak munafik aku merasa sangat bangga karna bisa mendapatkannya. Ternyata aku salah menilainya dan aku mendapat pelajasan kalau cantik bukan nilai besar untuk mendapatkan kebahagiaan.Karna aku melihat dengan mataku sendiri ce baruku bermesraan dengan co yang sebelumnya ia sebut sebagai mantan. Aku kecewa lagi, hingga aku menyesali lagi tapi sayang cinta pertamaku dimiliki orang lain saat ini, dengan meninggalkan banybk kenangan bersama selama 2 tahun dengan ku.

Aku sedih akan sikapku :'(

0 tanggapan:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys