Berbicara tentang ibu, saya jadi teringat tentang sebuah kisah yang dikirim melalui email ku, yang kira-kira begini:
Ada seorang anak yang sangat suka bermain. Ia selalu saja menghindar jika ibunya ingin menyuruhnya mengerjakan sesuatu. Pada suatu hari, ketika ia tahu bahwa ibunya akan menyuruhnya mengerjakan sesuatu, ia menuliskan sebuah daftar untuk ibunya yang berisi demikian:
DAFTAR HARGA MENYURUHKU
==========================
biaya untuk berbelanja - 10000
biaya untuk mencuci piring - 5000
biaya untuk belajar - 20000
biaya untuk membersihkan kamar - 15000
Lalu daftar itu diserahkan kepada ibunya. Ibunya lalu membacanya dan tersenyum dengan bijaksana. Ia mengambil sebuah bolpoin dan menuliskan di belakang daftar tersebut.
biaya mengandungmu selama 9 bulan - gratis
biaya melahirkanmu - gratis
biaya menyusuimu - gratis
biaya merawatmu setiap hari - gratis
biaya menyekolahkanmu - gratis
biaya membesarkanmu hingga sekarang - gratis
Lalu daftar itu pun diserahkan kembali kepada si anak. Si anak membaca surat itu dengan menangis dan malu lalu memeluk ibunya dan meminta maaf. Sejak saat itu, si anak tersebut menjadi seorang anak yang rajin.
===============================================================
Seringkali kita mengeluh saat orangtua kita menyuruh kita berbuat sesuatu, bahkan sesuatu yang mungkin bermanfaat bagi diri kita sendiri. Dan kita juga sering kali meminta "bayaran" untuk setiap apa yang telah kita kerjakan. Bahkan parahnya, saya pernah mendengar bahwa ada seorang anak yang tidak mau kuliah jika tidak dibelikan mobil dengan alasan malu dengan teman-temannya. Padahal jika dipikirkan dengan lebih bijaksana, sebenarnya sekolah itu untuk kepentingan siapa sih?
Namun sebaliknya semua yang dilakukan orang tua kita sedari kita masih bayi hingga sekarang adalah murni dengan cinta kasih yang tanpa pamrih. Pernahkah orang tua Anda meminta bayaran kepada Anda untuk segala yang telah dilakukan mereka kepada Anda sampai hari ini?
"Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang gala"
Tapi ku yakin kita bukan seperti anak diatas, sayangilah ibu kita.



8:21 PM
Abdullah (Hamba Allah)

0 tanggapan:
Posting Komentar